Pemkot Palangka Raya Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Panen Padi, Sorgum dan Gerakan Tanam Cabai Bersama
- May 21, 2026
- LIDIA
Palangka Raya – Hamparan tanaman padi dan sorgum di kawasan Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Palangka Raya tampak menguning saat dipanen bersama, Rabu (20/5/2026). Suasana penuh semangat terlihat ketika jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, hingga Tim Penggerak PKK turun langsung mengikuti panen dan gerakan menanam cabai sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Tidak hanya menjadi seremoni panen, kegiatan tersebut juga menjadi simbol komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendorong masyarakat lebih aktif memanfaatkan lahan untuk pertanian produktif.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanketpang) Kota Palangka Raya, Sugiyanto mengatakan panen padi yang dilaksanakan merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan daerah serta mendukung produktivitas pertanian lokal yang berkelanjutan.
“Panen padi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menjaga ketersediaan pangan daerah sekaligus mendukung produktivitas pertanian lokal,” ujarnya.
Selain panen padi, perhatian juga tertuju pada panen sorgum yang mulai dikembangkan sebagai salah satu tanaman pangan alternatif masa depan.
Menurut Sugiyanto, sorgum memiliki potensi besar karena mampu tumbuh di berbagai kondisi lahan serta dapat menjadi alternatif sumber pangan selain beras.
“Tanaman sorgum ini merupakan salah satu inovasi yang dilaksanakan pemerintah, di mana sorgum dapat menjadi alternatif makanan masa depan dan alhamdulillah hari ini sudah dapat dipanen,” katanya.
Panen sorgum tersebut menjadi langkah awal pengembangan diversifikasi pangan di Kota Palangka Raya sebagai upaya menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa mendatang.
Dalam kegiatan itu, pemerintah juga menggelar gerakan menanam cabai bersama serta membagikan bibit cabai kepada masyarakat dan peserta yang hadir.
Langkah tersebut dilakukan sebagai strategi pengendalian inflasi daerah menyusul kenaikan harga cabai yang turut memengaruhi stabilitas harga kebutuhan pokok di Kota Palangka Raya.
Melalui gerakan tersebut, masyarakat diajak memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai secara mandiri sehingga kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi sekaligus membantu mengurangi tekanan harga di pasaran.
Sugiyanto berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan rumah sendiri melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif.
Selain membantu memenuhi kebutuhan keluarga, budidaya cabai juga diharapkan dapat menjadi peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat.
Kegiatan panen dan gerakan tanam cabai tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Palangka Raya, Tim Penggerak PKK, kepala perangkat daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Palangka Raya.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Palangka Raya ingin menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi gerakan bersama yang melibatkan seluruh masyarakat demi menciptakan daerah yang mandiri, sehat, dan sejahtera.